( CATATAN INI AKU TEMUKAN DI FILE SALAH SEORANG TEMANKU yang bernama Stanislaus Patrick Aquinoz Sesso ..ini karyanya yang tidak sengaja aku publikasikan atas ijin orang lain.. karena aku tak tahu awalnya ini adalah karyanya ....) maafkan saya mas patrick laos......: )... ISI CATATAN INI MENURUTKU CUKUP BAGUS DAN MENARIK UNTUK DIBACA ... ))
Menyucikan hati..membersihkan pikiran…
Diawali dengan tanda kemenangan yang diberikanNya pada umatnya..aku masuk kedalam hadiratNya yang kudus…lalu aku mulai berbicara kepadaNya..
“puji syukur ke hadiratMu wahai Engkau Penguasa jagat raya…bahwa hari ini Engkau masih memberi kami kesehatan,rejeki dan kebahagiaan..
segala kisah yang terjadi dalam hidup kami tak pernah luput dari campur tanganmu..pertemuan dan perpisahan,kehidupan dan kematian..semua itu terjadi hanya atas kehendakmu dan kasih karuniamu.
Wahai engkau penguasa segala hati..mengapa hati manusia saat ini dikuasai oleh iri dan dengki?kebencian menggerogoti hingga mencengkeram jantung..hingga dari nafas yang mereka hembuskan tercium bau anyir..mereka haus darah!
Bangsa pilihanmu kini telah menjadi bebal dan membangkang..memburu darah-darah palestina tanpa belas kasihan..apakah ini dendam bangsa mereka pada komunis yang belum tersampaikan?
Mayat-mayat bertebaran di pinggir jalan..aroma kematian begitu menyengat…
Janda-janda menagisi suami dan anaknya yang mati terkena ledakan…di reruntuhan anak-anak menaigs karena terpisah dari orang tua dan sanak saudaranya..
Senjata terus diangkat..dentuman bom seperti mimpi buruk di malam hari..apakah masih akan ada lagi yang berjatuhan?apakah masih akan ada lagi yang harus menjadi korban?
Apakah ini menjadi tanda akan berakhirnya jaman?semakin terlihat gelap masa yang akan datang..
Wahai Engkau yang Maharahim..ampunilah dosa-dosa kami…janganlah engkau biarkan semua ini berlarut-larut..pandanglah kami dan kasihanliah kami..biarkanlah damaiMU yang senantiasa menaungi kami…
Dan akhirnya wahai Engkau penguasa tujuh dimensi kehidupan..selamatkanlah kami..dari segala dosa berat..selamatkanlah juga saudara-saudara kami yang berada dalam wilayah peperangan…berikanlah mereka penghiburan..kami serahkan segala hidup kami kepadaMU..raja yang berkuasa untuk selama-lamanya..amin”
Aku mengakhirinya dengan tanda kemenangan yang sama pula..dan terlelap bersama kelelahanku…
Menyucikan hati..membersihkan pikiran…
Diawali dengan tanda kemenangan yang diberikanNya pada umatnya..aku masuk kedalam hadiratNya yang kudus…lalu aku mulai berbicara kepadaNya..
“puji syukur ke hadiratMu wahai Engkau Penguasa jagat raya…bahwa hari ini Engkau masih memberi kami kesehatan,rejeki dan kebahagiaan..
segala kisah yang terjadi dalam hidup kami tak pernah luput dari campur tanganmu..pertemuan dan perpisahan,kehidupan dan kematian..semua itu terjadi hanya atas kehendakmu dan kasih karuniamu.
Wahai engkau penguasa segala hati..mengapa hati manusia saat ini dikuasai oleh iri dan dengki?kebencian menggerogoti hingga mencengkeram jantung..hingga dari nafas yang mereka hembuskan tercium bau anyir..mereka haus darah!
Bangsa pilihanmu kini telah menjadi bebal dan membangkang..memburu darah-darah palestina tanpa belas kasihan..apakah ini dendam bangsa mereka pada komunis yang belum tersampaikan?
Mayat-mayat bertebaran di pinggir jalan..aroma kematian begitu menyengat…
Janda-janda menagisi suami dan anaknya yang mati terkena ledakan…di reruntuhan anak-anak menaigs karena terpisah dari orang tua dan sanak saudaranya..
Senjata terus diangkat..dentuman bom seperti mimpi buruk di malam hari..apakah masih akan ada lagi yang berjatuhan?apakah masih akan ada lagi yang harus menjadi korban?
Apakah ini menjadi tanda akan berakhirnya jaman?semakin terlihat gelap masa yang akan datang..
Wahai Engkau yang Maharahim..ampunilah dosa-dosa kami…janganlah engkau biarkan semua ini berlarut-larut..pandanglah kami dan kasihanliah kami..biarkanlah damaiMU yang senantiasa menaungi kami…
Dan akhirnya wahai Engkau penguasa tujuh dimensi kehidupan..selamatkanlah kami..dari segala dosa berat..selamatkanlah juga saudara-saudara kami yang berada dalam wilayah peperangan…berikanlah mereka penghiburan..kami serahkan segala hidup kami kepadaMU..raja yang berkuasa untuk selama-lamanya..amin”
Aku mengakhirinya dengan tanda kemenangan yang sama pula..dan terlelap bersama kelelahanku…

Tidak ada komentar:
Posting Komentar